Dokumen Perlindungan Data Resmi

Kebijakan Privasi

Kami menghargai privasi Anda. Halaman ini menjelaskan bagaimana Nabung Dividen mengumpulkan, menggunakan, dan melindungi data pribadi Anda, termasuk saat menggunakan fitur Masuk dengan Google (Google Sign-In).

Terakhir Diperbarui 16 Oktober 2026 ● Berlaku untuk semua pengguna

Kepatuhan Google OAuth

Data akun Google hanya digunakan untuk verifikasi identitas masuk. Tidak disalahgunakan atau dibagikan.

Tanpa Penjualan Data

Kami tidak menjual data Anda kepada pihak ketiga atau jaringan broker iklan mana pun.

Enkripsi Modern

Transmisi data dienkripsi dengan HTTPS/TLS dan kata sandi di-hash menggunakan algoritma Bcrypt standar industri.

Kendali Penuh

Anda dapat mencabut akses Google atau meminta penghapusan akun beserta portofolio Anda kapan saja.

1

Pendahuluan & Identitas Aplikasi

Selamat datang di Nabung Dividen (https://www.nabungdividend.id.bursabuku.net). Platform ini dirancang untuk membantu investor pasar modal Indonesia mencatat transaksi, memantau riwayat dividen saham BEI (Bursa Efek Indonesia), menganalisis pertumbuhan portofolio secara majemuk (compounding), dan memproyeksikan arus kas pasif masa depan.

Kebijakan Privasi ini menjelaskan bagaimana kami mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan menjaga kerahasiaan informasi pengguna kami. Dengan mendaftar, mengakses, atau menggunakan layanan Nabung Dividen, Anda menyetujui praktik yang dijelaskan dalam dokumen ini.

2

Informasi yang Kami Kumpulkan

Kami mengumpulkan informasi dalam cakupan seminimal mungkin yang diperlukan untuk memberikan layanan:

A. Informasi Autentikasi Pengguna

  • Pendaftaran Mandiri: Nama lengkap, alamat email, dan kata sandi (disimpan secara satu arah menggunakan algoritma hashing aman).
  • Masuk dengan Google (OAuth 2.0): Ketika Anda memilih opsi masuk dengan Google, kami menerima identitas dasar dari akun Google Anda: Nama Lengkap, Alamat Email, URL Foto Profil/Avatar, dan ID Pengguna Google. Kami tidak pernah memiliki akses ke kata sandi Google Anda.

B. Data Portofolio & Transaksi

Data yang Anda masukkan secara sukarela untuk keperluan simulasi dan pelacakan portofolio Anda, seperti: nama portofolio, kode emiten saham (ticker IDX), jumlah lot, harga beli rata-rata, tanggal transaksi, target dividen bulanan/tahunan, dan catatan pribadi. Kami tidak meminta nomor rekening bank, kartu kredit, atau akun sekuritas Anda.

C. Informasi Teknis & Log Penggunaan

Alamat protokol internet (IP address), jenis peramban web (browser), sistem operasi, preferensi tampilan tema (dark/light mode), dan stempel waktu akses untuk keperluan keamanan audit dan pencegahan penyalahgunaan (rate limiting).

3

Kebijakan Data Pengguna Google (Google API User Data Policy)

Pernyataan Kepatuhan Khusus terhadap Google API Services User Data Policy:

Nabung Dividen menggunakan fitur Google Sign-In / OAuth 2.0 untuk memudahkan Anda masuk atau menautkan akun dengan aman. Kebijakan kami terkait data pengguna Google adalah sebagai berikut:

  • ✔
    Lingkup Data Terbatas: Kami hanya meminta izin skop dasar (openid, profile, dan email). Kami tidak meminta akses ke Google Drive, Kontak, Gmail, atau layanan Google pribadi lainnya.
  • ✔
    Tujuan Penggunaan Eksklusif: Informasi yang diterima dari Google hanya digunakan untuk mengautentikasi identitas Anda, membuat akun pengguna di platform kami, menampilkan nama/avatar di profil Anda, dan mengirim notifikasi layanan penting.
  • ✔
    Kepatuhan Terhadap Persyaratan Penggunaan Terbatas (Limited Use): Penggunaan dan transfer informasi yang diterima dari Google API oleh Nabung Dividen ke aplikasi lain sepenuhnya mematuhi Google API Services User Data Policy, termasuk persyaratan Limited Use.
  • ✔
    Tidak Ada Penjualan Data: Kami tidak pernah menjual, menyewakan, mentransfer, atau memberikan data pengguna Google kepada pihak ketiga, perantara data (data brokers), atau biro iklan.
  • ✔
    Bukan untuk Pelatihan Kecerdasan Buatan (No AI Training): Data akun Google Anda tidak digunakan atau ditransfer untuk melatih model kecerdasan buatan umum (*General Purpose AI/ML Models*).
4

Penyimpanan & Keamanan Data

Kami mengimplementasikan langkah-langkah keamanan teknis dan organisasional yang dirancang untuk melindungi data pribadi Anda dari akses tidak sah, pengubahan, pengungkapan, atau penghancuran:

  • Seluruh komunikasi antara perangkat peramban Anda dan server Nabung Dividen dilindungi oleh protokol enkripsi modern HTTPS / TLS 1.3.
  • Sesi login dilindungi token proteksi CSRF (Cross-Site Request Forgery) dan sanitasi input ketat guna mencegah serangan injeksi.
  • Basis data disimpan pada infrastruktur server dengan pembatasan hak akses yang ketat (least-privilege principle).
5

Retensi & Penghapusan Data

Kami menyimpan informasi Anda selama akun Anda tetap aktif di Nabung Dividen atau selama diperlukan untuk menyediakan layanan pelacakan dividen kepada Anda.

Bagaimana Cara Menghapus Data atau Mencabut Akses Google?

  • 1. Mencabut Akses Masuk Google: Anda dapat mencabut akses Nabung Dividen dari akun Google Anda kapan saja melalui setelan keamanan Google di: myaccount.google.com/permissions.
  • 2. Menghapus Akun & Portofolio: Anda dapat meminta penghapusan akun beserta seluruh portofolio dan riwayat transaksi dengan menghubungi email dukungan kami di support@nabungdividen.com. Setelah permintaan diverifikasi, seluruh data Anda akan dihapus secara permanen dari basis data aktif kami dalam waktu 14 hari kerja.
6

Cookie & Preferensi Penyimpanan Lokal

Nabung Dividen menggunakan cookie fungsional esensial dan penyimpanan lokal (Local Storage) peramban Anda untuk:

  • Mempertahankan status sesi login Anda yang aman.
  • Menyimpan token verifikasi anti-CSRF demi mencegah pemalsuan permintaan.
  • Menyimpan preferensi antarmuka pengguna Anda, seperti pilihan tema gelap/terang dan preferensi lebar layout dashboard.

Kami tidak menggunakan cookie pihak ketiga untuk keperluan pelacakan lintas situs (cross-site behavioral advertising).

7

Pembaruan Kebijakan Privasi

Kami dapat memperbarui Kebijakan Privasi ini dari waktu ke waktu untuk menyesuaikan dengan fitur baru, perubahan regulasi perlindungan data pribadi (UU PDP Indonesia), atau pembaruan kebijakan platform pihak ketiga (seperti Google API Services).

Setiap perubahan material akan diberitahukan dengan memperbarui tanggal "Terakhir Diperbarui" di bagian atas halaman ini, atau melalui pengumuman di dasbor aplikasi.